23 Jan

Selamat Jalan Sri..!

Walaupun cowok, namanya Sri, panggilannya juga Sri. Lengkapnya Sri Hariyono. Temanku kuliah satu angkatan di Teknik Elektro Undip, kalau aku di konsentrasi spin-off nya, Informatika dan Komputer, dia di jurusan core-nya Elektronika dan Telekomunikasi. Pertama kali kenal Sri, pasti menyangka kalo dia itu sedang marah, padahal enggak, bicaranya memang ceplas-ceplos, langsung to the point. Tapi begitu kenal lebih jauh orangnya ternyata enak, hangat dan seorang teman yang setia. Dia juga sering menjadi sasaran latihan jurus “Cekikan Gorilla”-ku. :d Dan walaupun jarang ikut ngumpul, dia juga salah seoarang yang mempunyai topi official “Genk ONI”. Masih kau simpan kan Sri?

Dia tipe mahasiswa yang berdedikasi, benar2 mencintai apa yang di lakukan. Sri juga tipe manusia Lab. Dia setahuku adalah termasuk sedikit di antara mahasiswa Elektro yang benar2 tahu apa fungsi berbagai macam alat di Lab, benar-benar akrab dengan osciloscope, audio function generator, dan berbagai alat2 lain yang namanya sendiri aku pun tak tahu. Dia tipe orang yang tetep bisa emerge, menjulang, di tengah kesederhanaan dan keterbatasan.

Dengan semuanya itu, tak heran iapun lulus tepat waktu, namun agaknya dia kurang beruntung dalam mencari kerja. Yah mungkin karena hal yang aku ceritakan awal tadi. Interviewernya pasti mengira Sri sedang marah :), sehingga sering tidak sukses dalam wawancara kerja. Banyak yang heran, kenapa orang secemerlang Sri lebih dari setahun menganggur. Namun untunglah dalam sebuah test di Yogya, Sri akhirnya diterima di sebuah perusahaan operator selular yang ternama. Bulan Januari ini ia mengikuti training di Bandung.

Entah apa yang Sri rencanakan untuk hari mingggu (21/01) kemarin, mungkin ia berencana untuk instirahat di kamarnya setelah minggu2 menjalani training? Atau berencana untuk refreshing, nonton tv, atau kalau melihat sifatnya Sri, mungkin ia akan memanfaatkan hari minggu itu untuk belajar sendiri. Namun Tuhan mempunyai rencana lain. Hari minggu itu ternyata adalah hari pemakamannya di Salatiga. Sehari sebelumnya Sri meninggal dunia sekitar pukul 12.40 setelah malam harinya masuk rumah sakit di Bandung karena demam berdarah…

Jadilah kami teman-temannya berangkat ke Salatiga untuk memberikan penghormatan terakhir. Hanya itulah yang bisa kami lakukan. Walaupun semuanya berusaha bersikap biasa, aku tahu semuanya sedih, aku tahu semuanya merasa aneh, merasa kaget. Tak ada yang menduga sama sekali, apalagi yang baru saja bertemu di seputar kampus. Ah.. Selamat jalan Sri, semoga kamu mendapat tempat terbaik di sisi-Nya…

Sri Hariyono

Foto Ketika jalan-jalan malam hari di Malioboro, di sela-sela test kerja di Yogya bersama-sama Oktober lalu. Masih ingat jelas aku Sri, di kamar penginapan itu, kita tempati bertujuh selama tiga hari! Dan bagaimana kita saling ejek dan bercanda bersama teman-teman. Dan bagaimana kita menyanyikan lagunya Didi Kempot “Ndang bali’o.. Sri” sekedar untuk menggodamu :) Ah.. tahu2 kamu sekarang sudah tidak ada. Kami akan selalu mengenangmu Teman, baik2 ya kau di sana…

22 thoughts on “Selamat Jalan Sri..!

  1. Innalillahi wa inna ilaihi roji’uun..

    Oalah.. Si Sri yang itu toh? Walau kita cuma kenal semalam saja, tapi saya bisa merasa ikut sedih..

    Semoga arwah si Sri diterima di sisi-Nya..

    *nahan tangis. saya tau rasanya ditinggalkan orang yg kita sayangi dengan tiba-tiba*

    sing kuat yo kang.. :)

  2. Thanks ya semuanya.. :)

    to cahyo :
    ho-oh, yang ke Yogya waktu itu mas

    to soesheila :
    dia yang paling kanan, highlightnya kurang jelas ya..

    to zam :
    iya, foto itu kalo gak salah yang ngambil si Monik, sementara kamu beli gethuk itu lho. :)

Leave a Reply to budiyono Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *