07 Sep

Jalan-Jalan ke Masjid Agung

masjid agung

Ini cerita lumayan basbang tanggal 26 Agustus yang lalu. Aku, Dendi, Acong dan Hakim mengunjungi Masjid Agung Jawa Tengah selepas melihat acara panjat pinang rame2 di Simpang Lima. Masjid Agung Jawa Tengah terletak di Jalan Gajah, tak susah kok untuk menemukannya, dari jauhpun menaranya sudah keliahatan. Saking besarnya masjid ini, pertama kali ke sini agak bingung juga navigasinya, bahkan untuk sholat saja bingung, nih dimana sih ya?.. hehe dasar ndeso. Tapi lama-kelamaan hafal juga, apalagi setelah melihat keseluruhan bangunan ini dari atas menaranya.

Masjid ini sudah lebih dari setahun yang lalu dibuka dan telah digunakan untuk shalat Idul Fitri 1024 H yang lalu, walau demikian hingga sampai saat ini proses pembangunannya masih terus berlangsung. Aku sendiri walau sudah sering bgt lewat depannya tapi baru berkunjung saat itu. :-) Pada halaman depannya saat ini sedang dipasang tiang-tiang raksasa untuk payung masjid. Menaranya juga masih dalam proses penyempurnaan.

Menara Masjid Agung Jateng ini setinggi 99 meter atau equal dengan bangunan berlantai 19. Rencananya di lantai 2 menara itu akan dipakai sebagai perpustakaan untuk literatur Islam, sedangkan di lantai yang lain lagi akan dipakai sebagai musium kebudayaan Islam. Kita bisa naik sampai ke puncak menara dengan naik lift dan membayar Rp.2000,-. Sesampainya diatas pemandangannya benar-benar memukau, semakin menyadarkan kita akan keagungan-Nya. Suasananya segar, anginnya gila-gilaan, lain sekali ketika di dibawah yang panas ketika siang. Di puncak menara tersebut juga terdapat teropong-teropong pandang yang canggih. Kota Semarang bisa terlihat dari sana, sampai kapal yang hendak berlabuh di pelabuhan pun terlihat jelas. Untuk menggunakan teropong itu kita harus membayar Rp.1000,- untuk 1,5 menit pemakaian. Cukup mahal ya! Apalagisebagian waktu itu pasti akan habis untuk mencari objek yang kita cari, yah tapi lumayan worth it lah. Pokoknya kalau berkunjung ke Masjid Agung, sempatkanlah untuk naik ke menaranya ya.

depan mesjid agung
Gedung Utama : Di depan gedung utama, halamannya sendiri masih under construction untuk pemasangan payung2 raksasa.

pose depan mesjid agung
Panas bukan halangan : perhatikan kakinya! hahaha.. jinjit2 karena puanas buanget. cepetan… timernya lama amat sih!

pintu mesjid agung
Nostalgic : Salah satu yang menarik perhatian, walaupun arsitektur bangunannya modern dan megah tapi jajaran pintu di masjid utamanya masih menggunakan kayu. Mengingatkan pada mesjid2 jaman dulu di desa2.. :-)

pandangan dari menara mesjid agung
Viewtifull! : I’m the king of the world… :-p

—-
Double Post :
Untuk gambar2 yang lain dengan kadar narsis yang lebih rendah, silahkan lihat di Loenpia.net

8 thoughts on “Jalan-Jalan ke Masjid Agung

  1. weh.. beda ya sama masjid agung di Solo..
    suasana mistisnya terasa banget.. bukan.. bukan mistis yang itu..
    sekali kita masuk, hawa dingin langsung terasa menyejukkan jiwa.. membuat hati tenang..

    tapi yang bikin gemes itu buset dah banyak banget pengemisnya..

    pengen maen-maen da semarang ni..

  2. to Zam : yoih, katanya temen2 agak terasa aura mall-nya. hehe.. namanya juga baru, tapi ntar juga pasti pudar dan berganti ke aura religius, tinggal tunggu waktu lah.

    to [BY]onicS : wa… halo Bro! gimana? yuk kita bangkitkan kembali dinasti klan BLBL! hehehe!

  3. eh kl dari menara rumah ku keliatan gak ya mas? makanya kl kesana sore2an biar gak panas. aku suka kesana kl sore arsitekturnya emang keren sih. mau gereja mau mesjid mau candi, kl keren ya keren aja ya gak bro?
    NB: beneran kl sore lebih adem n lebih bagus pa lagi kl dapet sunset dr menara.

Leave a Reply to budiyono Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *