Sebuah berita yang mengedepankan perlakuan heroik si pembawa berita, yang menimbulkan pikiran bahwa si pembawa berita itu keren… akan memperoleh komen kira-kira sebanyak…

Tag: love
-
Sebuah Studi Empiris Mengenai Keterkaitan antara Signifikansi Sebuah Berita dan Reaksi Masyarakat dengan Mengambil Contoh Kasus pada Status Facebook
-
Sebuah analisis singkat lagu Demi Cinta Kerispatih ditinjau dari sisi Semantik beraras melankolisme dengan pembandingan hubungan Saujiro dan Kanata dalam budaya pop culture anime Lucky Star

Demi Cinta oleh Kerispatih, saya suka lagu itu. Tumben loh saya suka lagu mainstream, tapi bukan yang macam guilty pleasure saya seperti ST12. Apalagi dengan judul yang sangat inspiratif (ini pake majas ironi yak) seperti itu. hehehehe.. Jadi karena saya suka, mari kita telaah makna lagu ini. Mengapa cowok dalam lagu ini patah hati. Pertama2 mari kita cermati liriknya
-
Wuoghhh Kelihatan!!!

Walaupun mengambil wujud kawat berduri, tapi kayaknya sih itu beneran cinta. What your eyes can see is what your eyes can’t see, and what your eyes can’t see is your what your eyes can see (saya nulisnya juga bingung kok). Jadi bukanlah mata kita yang salah dalam mengindera, bukanlah pemikiran kita yang salah dalam menafsirkan, bukan pula saluran saraf dari mata ke otak yang salah dalam menyalurkan sinyal, atau kalo kita berjiwa seniman, bukan hati kita yang salah dalam mengapresiasi sebuah gubahan. Eh tunggu, tapi agaknya yang terakhir itu terlalu muluk, terlalu nun jauh tinggi di atas sana, paling tidak untuk orang di bawah standar “biasa” seperti saya. Juga tentang semua yang mengawalinya. Mengawang. Membubung.
-
Tolong Berikanlah Jawabmu

Jadi yang kubutuhkan adalah 11 KM per detik, besarnya kecepatan yang harus kucapai, sehingga aku sanggup lepas dari gravitasi bumi dan pergi melihat keindahan alam semesta (kalau tak terlebih dulu mati terbakar atmosfir)
lalu,
Harus seberapa besarkah, rindu yang harus kukumandangkan, sehingga jiwaku sanggup lepas dari raga dan pergi melihat keindahan dirimu? (kalau tak terlebih dulu mati terbakar cinta)
-
kimi to iu hana

di sini, sudah lama sekali tak ada bunga, aku sampai lupa kapan terkahir kali ada. kalaupun dulu ada, dengan kebodohanku, ia takkan bisa lama, betapapun aku ingin merawat, melindungi dan menumbuhkannya. eh sekarang tiba-tiba saja ada di sana, sederhana namun begitu mempesona.
mungkin tak akan selamanya, namun sungguh aku berterima kasih. kalaupun nanti tak ada lagi di sini, setidaknya aku takkan melepaskan pandangan mata ini sampai hari itu terjadi. 🙂