{"id":106,"date":"2005-12-22T14:58:30","date_gmt":"2005-12-22T07:58:30","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.budiyono.net\/2005\/12\/22\/shadow-od-the-gigantics\/"},"modified":"2026-01-06T03:06:18","modified_gmt":"2026-01-06T03:06:18","slug":"shadow-od-the-gigantics","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/2005\/12\/22\/shadow-od-the-gigantics\/","title":{"rendered":"Shadow of the Gigantics!"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/i18.photobucket.com\/albums\/b122\/boku_baka\/collosus.jpg\" alt=\"enaknya naik kuda sambil liat pemandangan, sayang harus sambil membantai raksasa.\" \/><\/p>\n<p>Menjelang hari tuanya ternyata <acronym title=\"Playsation2\">PS2<\/acronym> masih memberikan kejutan-kejutan yang menyenangkan bagi para gamer setianya. Langsung saja ya, game ini bernama <a href=\"http:\/\/www.us.playstation.com\/Content\/OGS\/SCUS-97472\/Site\/\">Shadow of the Colossus<\/a>, berganti nama setelah dulu pada masa awal pengembangannya bernama &#8220;Wanda and the Colosus. Mengapa game yang bergenre <em>adventure <\/em>ini unik? Karena game ini <em>simply amazing<\/em>! gak banyak cing cong and get to the point. Kau tidak akan menemui musuh kroco-kroco bejibun yang terus-terusan muncul, kau tidak mempunyai persediaan item-item, tumpukan armor dan weapon serta tidak juga bermacam statitik dan angka-angka yang mesti kau pantau. Jadi? <em>read on..!<\/em><\/p>\n<p>Cerita game ini juga gak rumit-rumit banget, pokoknya tentang cinta yang yang bahkan tidak terpisahkan oleh kematian. Singkatnya cewekmu mati! dan kau harus melawan 16 raksasa (yang disebut dengan Colossus) untuk menghidupkannya kembali, <em>as simple as that<\/em>. Kau punya sebilah pedang yang mengumpulkan cahaya, busur, dan seekor kuda yang setia, nah tunggu apa lagi? Mari membantai raksasa!<\/p>\n<p>Raksasa yang aku maksud di sini ya raksasa, sekali lagi benar-benar raksasa. Ukuran jagoanmu cuma paling sekukunya saja. Tak henti-hentinya aku terpana tiap kali melihat perbandingan ukuran Colossus baru yang aku temui. Tak kusangka hardware PS2 mampu menghadirkan grafik semacam ini. Ini baru berbicara soal Colossus  saja, belum pada dunia yang disajikan. Dunia yang harus di eksplore di game ini sangaaaaaat luas sekali! kesemuanya bisa kau capai tanpa proses loading sama sekali. Salut lah pada SCEI.<\/p>\n<p>Soal pertempuran dengan Colossus jangan ditanya lagi, susah dan menantang. Kau harus melakukan apapun yang diperlukan termasuk memanjat kakinya, bergelantungan pada bulu-bulunya, bersembunyi di tulang belakangnya, atau apapun sampai akhirnya aku merubuhkannya. Pokoknya game ini sangat keren. Play it! Ini ada beberapa skrinsut game ini dari situs lain :<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/img2.kult-mag.com\/photos\/00\/00\/57\/52\/ME0000575270_2.jpg\" target=\"new\">Colossus 01<\/a><br \/>\n<a href=\"http:\/\/www.filerushnews.com\/images\/album206\/aaa.jpg\" target=\"new\">Colossus 02<\/a><br \/>\n<a href=\"http:\/\/www.stoneschool.com\/Work\/E3\/2005\/Colossus.jpg\" target=\"new\">Colossus 03<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menjelang hari tuanya ternyata PS2 masih memberikan kejutan-kejutan yang menyenangkan bagi para gamer setianya. Langsung saja ya, game ini bernama Shadow of the Colossus, berganti nama setelah dulu pada masa awal pengembangannya bernama &#8220;Wanda and the Colosus. Mengapa game yang bergenre adventure ini unik? Karena game ini simply amazing! gak banyak cing cong and get [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-106","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-the-fun-stuffs"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1908,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106\/revisions\/1908"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}