{"id":1095,"date":"2012-05-30T06:40:32","date_gmt":"2012-05-30T06:40:32","guid":{"rendered":"http:\/\/budiyono.net\/?p=1095"},"modified":"2026-01-06T03:02:26","modified_gmt":"2026-01-06T03:02:26","slug":"tips-formating-dokumen-ms-word-untuk-tesis-skripsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/2012\/05\/30\/tips-formating-dokumen-ms-word-untuk-tesis-skripsi\/","title":{"rendered":"Tips Formating Dokumen Ms. Word untuk Tesis \/ Skripsi"},"content":{"rendered":"<p>Menulis Skripsi, Tesis, Disertasi atau dokumen akademik yang lain bukanlah sebuah hal yang mudah. Yang saya maksud &#8220;menulis&#8221; di sini adalah menulis secara literal, mengetik. Susunan Tesis terlalu rumit apabila anda melakukan formatting dokumen secara manual, seperti menerapkan <em>style bold<\/em> ke judul.. menulis nomor sub-bab secara manual, membuat daftar isi secara manual.. dsb. Walaupun anda mungkin sudah terbiasa dengan cara-cara manual, percayalah anda akan menyesal kenapa tidak melakukan <em>formatting <\/em>dengan benar sejak dulu. Mempelajari Word selama sehari mungkin akan terbalas dengan waktu luang yang akan anda dapatkan kemudian hari karena penulisan Tesis anda menjadi semakin mudah dan cepat.<\/p>\n<p>Jujur, saya frustasi kalo melihat Microsoft Word digunakan hanya sebagai wordpad, tapi versi mahal. Harga Microsoft Office paling murah saya tengok di <a title=\"Microsoft Office Retail\" href=\"http:\/\/www.bhinneka.com\/category\/software_office_and_business_-_retail.aspx\">Bhinneka<\/a> 899 ribu tuh. Nah pastilah ada perbedaan besar antara wordpad yang gratis built-in di dalam Windows, dan Microsoft Word yang dijual terpisah (mahal pula!).<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p>Bagaimana tidak emosi melihat susunan tugas akhir seorang teman saya? Pertama.. untuk masing-masing Bab, dia bikin satu file Word terpisah. Kata pengantar satu file, Demikian juga Abstrak satu file lagi, Daftar isi, dsb.. masing-masing file terpisah. Kenapa? Karena lebih mudah ngeditnya. Wadoh! Bahkan ada juga yang mengeprint antara dokumen dengan nomor halaman terpisah! Dia bikin file kosong, dengan jumlah halaman yang banyak dengan nomor halaman yang sudah diseting sesuai kebutuhan, ada yang format romawi (i, ii, iii,) ada yang format arab biasa (1, 2, 3) hanya khusus untuk ngeprint nomor halaman! jadi file tugas akhirnya yang asli sendiri dibiarkan tanpa nomor halaman! Arrrghhhh!!!<\/p>\n<figure id=\"attachment_1098\" aria-describedby=\"caption-attachment-1098\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"http:\/\/budiyono.net\/wp-content\/uploads\/2012\/05\/sponge.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-1098\" title=\"spongebob stress\" src=\"http:\/\/budiyono.net\/wp-content\/uploads\/2012\/05\/sponge-300x221.jpg\" alt=\"spongebob stress\" width=\"300\" height=\"221\" srcset=\"https:\/\/budiyono.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2012\/05\/sponge-300x221.jpg 300w, https:\/\/budiyono.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2012\/05\/sponge.jpg 431w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1098\" class=\"wp-caption-text\">And this is my reaction&#8230;<\/figcaption><\/figure>\n<p>Berikut ini saya tunjukkan <u>FUNGSI DASAR<\/u> Microsoft Word yang harus anda kuasai sebelum maju Skripsi atau Tesis. Hal ini akan membuat hidup anda sedikit lebih indah, walaupun dikejar deadline. Mengapa? Ya karena <em>at least<\/em> anda tinggal mikirin konten, bukan mikirin cara penulisan, memformat manual, ngedit manual, skimming ratusan halaman! Haduuhh. Tapi jangan harap saya menyuapi anda apa yang harus dilakukan ya. Berikut ini hanya hints. Karena saya males nulis. Kalau saya rajin nulis.. buku cara penulisan Tesis saya sudah muncul di gramedia. Hahahah.. Silahkan Googling saja dengan keyword-keyword yang disebutkan di sini.<\/p>\n<p><strong>Heading<\/strong><br \/>\nHeading berguna dalam otomatisasi bab dan sub-bab pada susunan Tesis. Tidak perlu lagi secara manual membuat judul bab dan sub-bab secara manual. Bayangkan jika anda ingin menyelipkan sub-bab tambahan di tengah. Anda harus mengubah susunan bab setelahnya kan? Heading ini bagian yang sangat penting, untuk utilistas yang lain seperti <em>Caption<\/em>, <em>Page Number<\/em>, <em>Indexing<\/em>, dsb.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/i18.photobucket.com\/albums\/b122\/boku_baka\/heading.png\" alt=\"Microsoft Word Heading Option\" \/><\/p>\n<p><strong>Styles<\/strong><br \/>\n<em>Style<\/em> berguna untuk melakukan formating secara otomatis. Misalnya jenis dan ukuran <em>font<\/em>, jarak tab, jarak indent, dan sebagainya. Tidak perlu mengatur satu persatu untuk tiap-tiap bagian Tesis. Misalnya <em>Styles <\/em>untuk <em>Heading<\/em>. Cukup ketik saja judulnya. Kalau misal <em>Style <\/em>untuk heading itu sudah diatur sebelumnya, tinggal klik nama headingnya dan voila.. semunya langsung komplit.. mulai dari penomoran bab, dan jenis huruf, ukuran, jarak dsb.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/i18.photobucket.com\/albums\/b122\/boku_baka\/styles.png\" alt=\"Microsoft Word Styles\" \/><\/p>\n<p><strong>Caption<\/strong><br \/>\nDalam dokumen Tesis, tentunya banyak sekali objek yang anda masukkan selain mengetikkan teks bukan? Hal yang umum antara lain Gambar, Tabel, dan Persamaan. Apakah anda masih menggunakan cara manual dalam memberikan keterangan (Caption)? Ditulis manual gitu? Trus bayangkan kalau ingin <em>insert <\/em>gambar di tengah-tengah.. musti ngedit yang lain lagi semuanya? hadohh&#8230; mending macul sawah saja membantu pak tani. Semuanya itu bisa gampang dikerjakan dengan <em>Caption<\/em>. Setiap memasukkan gambar, tabel atau persamaan, berikanlah <em>Caption <\/em>padanya. Penomorannya bisa diatur menggunakan Heading.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/i18.photobucket.com\/albums\/b122\/boku_baka\/caption.png\" alt=\"Microsoft Word Caption\" \/><\/p>\n<p><strong>Cross Reference<\/strong><br \/>\n<em>Cross Reference<\/em> adalah teman dekatnya <em>Caption<\/em>. Bayangkan apabila anda memasukkan gambar dan memberikan keterangan dengan manual tanpa menggunakan <em>Caption<\/em>. Anda nulis &#8220;Gambar 3.1 Algoritma Bla bla bla&#8221; kemudian di halaman yang lain lagi anda ingin merefer gambar yang tadi, terus anda nulis &#8220;Algoritma program bisa di lihat pada Gambar&#8230;&#8221; Eh tadi gambar berapa ya? sik sik aku liat dulu.. *lalu scroll-scroll halaman nyari gambar yang dimaksud* Wadohhh parah..!! mendingan bersih-bersih rumah! Dengan Cross Reference anda bisa merefernya <em>Caption<\/em>, di bagian mana saja dalam dokumen. Mudah dan otomatis update setiap ada penambahan atau pengurangan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/i18.photobucket.com\/albums\/b122\/boku_baka\/cross_reference.png\" alt=\"Microsoft Word Cross Reference\" \/><\/p>\n<p><strong>Advanced Page Numbering<\/strong><br \/>\n<em>Page number<\/em> di Word bukan hanya sesederhana menampilkan tulisan nomor saja. Semuanya aspeknya bisa diatur. Sebagai contoh format Tesis di kampus saya. Halaman Judul, Pengesahan, Abstrak, Daftar Isi dan sebagainya menggunakan format nomor halaman angka romawi (i, ii, iii) posisinya di bawah tengah. Sedangkan isi Tesis penomoran halamannya menggunakan angka arab biasa (1,2,3) (btw, kenapa di sebut arab ya??) posisinya di kanan atas. Tambahan lagi untuk halaman pertama bab, penomoran halamannya letaknya di bawah tengah. Nah bagaimana itu? Apa harus membuat file-file yang terpisah untuk tiap bagian dan bab? Apa ngeprint nomor halaman terpisah diprint belakangan? Tentu Tidak, semuanya bisa diatur dengan opsi <em>Page Number<\/em>.<br \/>\n<em>Quick Tips<\/em>, untuk memungkinkan <em>advanced page numbering<\/em>, anda harus membagi Tesis anda dalam Section-section. Jadi untuk memulai bab baru, jangan menggunakan <em>page break<\/em> seperti yang biasa dilakukan untuk ganti halaman, namun menggunakan <em>Section Break<\/em>.<br \/>\nKeyword : Page Number, Section Break, Different First page.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/i18.photobucket.com\/albums\/b122\/boku_baka\/pagenumber.png\" alt=\"Microsoft Word Page Number\" \/><\/p>\n<p><strong>Bonus<\/strong><br \/>\nSebagai bonus atas kerajinan anda memformat dokumen dengan benar, Word akan menghadiahkan hal-hal yang apabila anda lakukan manual akan cukup membuat emosi.. misalnya generate Daftar Isi, Daftar Gambar, Tabel atau apa saja yang anda telah buat dalam Caption. Dan yang menurut saya tidak kalah pentingnya adalah <em>Navigation Pane<\/em>. Apabila dokumen anda mempunyai <em>Heading <\/em>yang rapi, <em>Navigation Pane<\/em>-pun akan rapi. Hal ini seperti Daftar Isi bagi Dokumen anda tapi Interaktif. Bisa diklik, di-<em>expand<\/em>, di-<em>shrink<\/em> dan juga berfungsi sebagai <em>shortcut<\/em>. <em>Navigation Pane<\/em> bagi saya sangat berguna pada saat sidang atau seminar. Misal dosen menanyakan &#8220;Pada halaman xx dari Tesis anda&#8230;&#8221; anda akan mudah menemukannya melalui <em>Navigation pane<\/em>, daripada <em>scroll-scroll<\/em> dengan gugup dan terlihat ndeso&#8230; apalagi buka buka versi hardcopy Tesis yang tebel dan berat. haduh.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/i18.photobucket.com\/albums\/b122\/boku_baka\/navigation_pane.png\" alt=\"Microsoft Word Navigation Pane\" \/><\/p>\n<p>&#8211; &#8211; &#8211;<br \/>\nSudah cukup itu dulu, yang saya rasa sangat penting bagi penyusunan skripsi, Tesis atau dokumen ilmiah lainnya. Sebenarnya masih banyak fitur-fitur lain di Ms Word, seperti <em>Citation<\/em>, <em>Review <\/em>dsb yang melibatkan sumber-sumber eksternal. Tapi itu bisa anda pelajari lebih lanjut. Tujuan saya hanya mengangkat anda dari jaman jahiliyah formating manual, dan menuju ke era otomatisasi yang indah.<\/p>\n<p>Selamat Berjuang!<br \/>\nTuhan bersama para penyusun Tesis!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menulis Skripsi, Tesis, Disertasi atau dokumen akademik yang lain bukanlah sebuah hal yang mudah. Yang saya maksud &#8220;menulis&#8221; di sini adalah menulis secara literal, mengetik. Susunan Tesis terlalu rumit apabila anda melakukan formatting dokumen secara manual, seperti menerapkan style bold ke judul.. menulis nomor sub-bab secara manual, membuat daftar isi secara manual.. dsb. Walaupun anda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-1095","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-technology-talk"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1095","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1095"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1095\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1688,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1095\/revisions\/1688"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1095"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1095"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1095"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}