{"id":303,"date":"2008-05-20T15:32:26","date_gmt":"2008-05-20T08:32:26","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.budiyono.net\/2008\/05\/20\/mendadak-jakarta-dan-gelar-jepang-ui-2008\/"},"modified":"2026-01-06T03:02:57","modified_gmt":"2026-01-06T03:02:57","slug":"mendadak-jakarta-dan-gelar-jepang-ui-2008","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/2008\/05\/20\/mendadak-jakarta-dan-gelar-jepang-ui-2008\/","title":{"rendered":"Mendadak Jakarta dan Gelar Jepang UI 2008"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/i18.photobucket.com\/albums\/b122\/boku_baka\/gelar_jepang.jpg\" alt=\"gelar jepang\" \/><\/p>\n<p>Sabtu kemarin, setelah aku memproklamirkan bahwa aku benci libur, cuma bengong di rumah melakukan kegiatan-kegiatan <abbr title=\"masa depan suram\">madesu<\/abbr> yang sama sekali tidak mendukung metabolisme dalam tubuh. Waktu hari itu berjalan lambat sekali dan akhirnya menunjukkan jam 5 sore lebih. Ceting dengan <a title=\"Nindy\" href=\"http:\/\/kalo-ngasi-link-saya-bisa-dibunuh.com\">risu-chan<\/a>, menyinggung tentang <a title=\"Gelar Jepang UI 2008\" href=\"http:\/\/www.gelarjepang2008.com\/\">Gelar Jepang UI 2008<\/a>. Dan selanjutnya entah kenapa, aku juga nggak begitu ingat, tau-tau saja jam 9 malem itu aku sudah menatap sawah-sawah yang gelap di balik jendela kaca. Oh ternyata sudah berada diatas kereta kamandanu yang meluncur ke Jakarta&#8230; :d<\/p>\n<p>Esoknya (dan untungnya) aku belum ngabur ke UI duluan, setuju ke ketemuan dulu untuk benerin VAIO-nya yang ngadat dvd-romnya, sekalian mau survey hardisk external dan add-on card untuk internetan. Semua orang juga tahu kalau pusatnya begituan adalah M2 atau Glodok, tapi karena kejauhan, aku putuskan di Ratu Plaza saja. Menurut petunjuk si Vicong, mending nanya ke Lurkard, barangkali ada toko yang terpercaya di Raplaz.. karena secara geografis, Raplaz ini termasuk di wilayah kekuasaan si Lurkard. Dan toweng-toweng! tak lama kemudian tiba-tiba saja si Lurkard muncul, menyapaku yang sedang nongkrong di samping wc umum untuk menampung duit recehan dari pengguna toilet.. eeh bukan ding! saya nongkrong di situ untuk nge-charge hape! kebetulan nemu colokan listrik cuma di situ! sumpah!!<br \/>\n<!--more--><br \/>\nAkhirnya Risu dateng, kita selonjor sebentar di cafe di lantai dasar. Dan risu dengan suksesnya ternyata menyelundupkan roti bourbon jepang. Thanks Nin, enaaak. Utak-atik laptopnya bentar dan gagal menemukan masalahnya kenapa. Cuman ngeliat takjub pada daftar program yang sampai tiga kolom ketika klik tombol &#8220;All programs&#8221; dari start menu. pantesan lamban. hehehehe.. Tak lama Lurkard pamit setelah sukses mengamankan bungkusan sandwich, mungkin buat si Olive. Selesai menyantap Calamari, segera menuju ke pusatnya VAIO dan ternyata permasalahannya adalah.. ah sudahlah.. :d Setelah itu muter-muter ngga karuan melihat-lihat hadisk dan card, namun belom jadi beli..<\/p>\n<p>Selepas siang, kita jalan ke UI naek taksi, daripada nyasar. Dengan memasang muka sebiasa mungkin (jangan sampai ketahuan kalo sebetulnya dua-duanya clueless soal jalan). Mana pak supirnya juga nanya-nanya hal yang menjurus.. maksudnya menjurus ke hal-hal yang bisa membongkar penyamaran sempurna kami (sebagai commuter yang sudah hapal jalan). Oh hiya, dan dia manggil Nindy dengan sebutan Ibu. mwakakakaka..:)) di atas taksi juga sempat megalami teror psikis dimana papinya Nindy nanya macem-macem layaknya saya ini hendak melarikan anak gadisnya. huhuu&#8230; T^T<\/p>\n<p>Dan akhirnya nampak juga itu rerimbunan kampus UI, jalan bingung sebantar, dan akhirnya venue acara dapat dengan mudah dikenali dimana terlihat kumpulan orang-orang yang mirip orang stress dengan baju cosplay yang kebanyakan maksa. Hiehehee.. Dan ini adalah event otaku terbesar yang pernah saya liat. Tempatnya luas (dan panaaaas plus air minum juga langka). Liat-liat stand dan performance.. Dan saya yakin bener saat itu Nindy menahan hasrat loncat dan bertriak kya..!! kya..!! ketika melihat cosplay grup yang perform nyanyi lipsync di panggung. Eh Btw, ternyata aku cukup terkenal juga di kancah otaku ibukota. mwakakaka.. beberapa kali ada teman2 yang menyapa saya (maap kalo aku nggak inget!) dan Nindy juga sempat ngumpul sebentar dengan fangirls Arashindo yang laen.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/i18.photobucket.com\/albums\/b122\/boku_baka\/puresento.jpg\" alt=\"gelar jepang\" \/><\/p>\n<p>Gak afdol kalo ke event tapi nggak beli-beli sesuatu di situ. Maka jadilah kita beli beberapa item yang menarik hati. Dan uhuy.. kebetulan aku sedang seneng sama Jigoku Shoujo, dan dapetlah itu button Enma Ai yang sampai sekarang masih bingung ini makainya gimana, jadi buat pajangan sajalah. hehehe.. Sayang kita nggak bisa ikut acara sampai selesai. Soalnya penutupan acara yang ditandai dengan <abbr title=\"pesta kembang api\">hanabi<\/abbr> baru diadain malam banget. Sore harinya kita balik dan sempet melihat sebentar pertunjukan Omikoshi (atau Yasokoi ya?) atau lebih tepatnya mengintip (karena sesak banget).<\/p>\n<p>Pulangnya dari UI ini cerita seru lagi. ternyata dari UI sampai ke jalan besar itu jauuuuhhhh ya, pas naek taxi ngak terasa sih :D. Dan ternyata taksi memang hanya diperbolehkan masuk ke UI kalao ada penumpangnya, alias nggak boleh masuk untuk mencari penumpang. Oh betapa peraturan yang pasti sangat disetujui oleh menteri kesehatan! untuk membudayakan jalan kaki dan menjaga kesehatan generasi muda!! huh! Eh tapi biarpun capek sangat, aku seneng kok. Singkat kata setelah berjuang mendapatkan taxi (serius pake berjuang) akhirnya bisa kembali dengan selamat di jakarta dan makan malam di Gokkan Tepana di PIM. Rasanya waktu itu hendak habis 5 mangkuk Udon saking lapernya&#8230;<\/p>\n<p>Jam 7 lebih jemputannya Nindy dateng dan dia pulang. Thank you Nindy&#8230;.. Selanjutnya aku sempet ketemuan sebentar sama temen-temen blog yang kebetulan sedang ngumpul di pasar seafood Benhil, habis itu numpang tidur di Lurkard, dan jam 7 pagi sudah menatap sawah-sawah yang cerah dari balik jendela kaca kereta argo muria menuju Semarang. Tapi kali ini nggak benci libur lagi. I lovee libur :d<\/p>\n<p>Yang mau liat foto2 Event, bisa nengok ke sini :<br \/>\n<a title=\"Foto dari AAC Indonesia\" href=\"http:\/\/aacindonesia.multiply.com\/photos\/album\/49\/32_-_Gelar_Jepang_UI_2008\">dari AACIndonesia<\/a><br \/>\n<a title=\"foto dari Hassei\" href=\"http:\/\/hasseitakano.multiply.com\/photos\/album\/8\/Foto2_Gelar_Jepang_UI_2008\">dari Hassei Takano<\/a><br \/>\n<a title=\"blognya g4ronk\" href=\"http:\/\/g4ronk.wordpress.com\/2008\/05\/18\/gelar-jepang-ui-2008-day-3\/\">dari g4ronk<\/a><br \/>\ndan banyak lagi di forum2&#8230; sedang anget \ud83d\ude00<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabtu kemarin, setelah aku memproklamirkan bahwa aku benci libur, cuma bengong di rumah melakukan kegiatan-kegiatan madesu yang sama sekali tidak mendukung metabolisme dalam tubuh. Waktu hari itu berjalan lambat sekali dan akhirnya menunjukkan jam 5 sore lebih. Ceting dengan risu-chan, menyinggung tentang Gelar Jepang UI 2008. Dan selanjutnya entah kenapa, aku juga nggak begitu ingat, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1008,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[30,52],"class_list":["post-303","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-with-friends","tag-friends","tag-otaku"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/303","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=303"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/303\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1730,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/303\/revisions\/1730"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1008"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=303"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=303"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=303"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}