{"id":416,"date":"2009-06-07T00:50:59","date_gmt":"2009-06-06T17:50:59","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.budiyono.net\/?p=416"},"modified":"2026-01-06T03:02:40","modified_gmt":"2026-01-06T03:02:40","slug":"wuoghhh-kelihatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/2009\/06\/07\/wuoghhh-kelihatan\/","title":{"rendered":"Wuoghhh Kelihatan!!!"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/i18.photobucket.com\/albums\/b122\/boku_baka\/rabuwire01.jpg\" alt=\"bts\" \/><\/p>\n<p>Walaupun mengambil wujud kawat berduri, tapi kayaknya sih itu beneran cinta. What your eyes can see is what your eyes can&#8217;t see, and what your eyes can&#8217;t see is your what your eyes can see (saya nulisnya juga bingung kok). Jadi bukanlah mata kita yang salah dalam mengindera, bukanlah pemikiran kita yang salah dalam menafsirkan, bukan pula saluran saraf dari mata ke otak yang salah dalam menyalurkan sinyal, atau kalo kita berjiwa seniman, bukan hati kita yang salah dalam mengapresiasi sebuah gubahan. Eh tunggu, tapi agaknya yang terakhir itu terlalu muluk, terlalu nun jauh tinggi di atas sana, paling tidak untuk orang di bawah standar &#8220;biasa&#8221; seperti saya. Juga tentang semua yang mengawalinya. Mengawang. Membubung.<\/p>\n<p><!--more-->Jadinya saya tidak bisa.<\/p>\n<p>Saya hendak mengumpulkan bilah bambu saja, dan mungkin berlatih ilmu pertukangan barang sedikit, untuk membuat tangga. Walau mungkin juga kelak suatu hari nanti malah jadi bingung. Ini mau disenderkan kemanaaaaaaa? Jika ia tak (lagi) ada.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/i18.photobucket.com\/albums\/b122\/boku_baka\/rabuwire02.jpg\" alt=\"bts\" \/><\/p>\n<p><small>P.S : just in case ada yang curious, itu gambar site <abbr title=\"Base Transceiver Station\">BTS<\/abbr> di Selomartani Yogyakarta, dan iya saya tahu, judul postingan2 di blog ini sama sekali tidak <abbr title=\"Search Engine Optimization\">SEO<\/abbr> friendly. mwahahahaha<\/small> :))<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Walaupun mengambil wujud kawat berduri, tapi kayaknya sih itu beneran cinta. What your eyes can see is what your eyes can&#8217;t see, and what your eyes can&#8217;t see is your what your eyes can see (saya nulisnya juga bingung kok). Jadi bukanlah mata kita yang salah dalam mengindera, bukanlah pemikiran kita yang salah dalam menafsirkan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[48],"class_list":["post-416","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-opiniku","tag-love"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/416","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=416"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/416\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1715,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/416\/revisions\/1715"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=416"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=416"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/budiyono.net\/blog\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=416"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}